Rabu, 23 April 2008

Divisi

Dalam mewujudkan visi dan misi YPRK melakukan aktivitas yang dibagi dalam 4 Devisi yakni:

I. DIVISI BURUH PEREMPUAN

KEGIATAN :

ØPELATIHAN

Pelatihan dilakukan terhadap buruh perempuan yang bekerja di sektor industri bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, kepemimpinan, pemahaman atas hak-hak serta fenomena-fenomena yang berhubungan dengan buruh perempuan serta meningkatkan kemampuan kritis untuk melakukan bargaining.

Photobucket

ØPENGORGANISASIAN

Pengorganisasian ditujukan untuk membantu buruh perempuan meningkatkan kesadaran bersolidaritas, mengembangkan sikap dan pola pikir, wawasan serta menumbuhkan dan menggalang solidaritas sesama buruh baik di satu pabrik maupun antar pabrik, melalui kegiatan, diskusi reguler, pembentukan kelompok antar pabrik, konseling, dan share informasi.

ØAdvokasi

Kegiatan advokasi dilakukan melalui jalur litigasi dan non litigasi bertujuan melakukan penegakan hak-hak buruh perempuan, memberikan konsultasi hukum atau advis hukum, merespon berbagai kebijakan dan perundang-undangan yang berkaitan dengan Buruh Perempuan.

Photobucket

ØInformasi & Dokumentasi

Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mensosialisasi hak-hak buruh perempuan, melakukan pembentukan opini dan penyadaran publik terhadap hak-hak buruh perempuan, melalui kegiatan publik hearing, distribusi informasi, kampanye, brosur dan leaflet. Tidak terpublikasikannya permasalahan yang dihadapi buruh perempuan yang bekerja di pabrik berakibat, kebijakan-kebijakan yang dimunculkan sangat diskriminatif terhadap buruh perempuan akibatnya buruh perempuan selalu akan bekerja dalam suasana ketertindasan

ØJaringan Kerja

Bertujuan menggalang solidaritas dan hubungan kerjasama antar Ngo lokal, Nasional, internasional dan dengan berbagai pihak yang konsern terhadap persoalan buruh perempuan, Kegiatan ini dilakukan melalui pembentukan kelompok kerja, lobby dan dialog, presure bersama terhadap kebijakan perburuhan yang dianggap tidak adil terhadap buruh perempuan .

II. DEVISI BURUH ANAK SEKTOR INDUSTRI-SEKTOR PERIKANAN

Aktivitas di buruh anak dilakukan di dua sektor yakni buruh anak sektor industri dan buruh anak sektor perikanan.

Kegiatan:

Ø Advokasi
Advokasi dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan terhadap anak. Kegiatan Advokasi ditempuh melalui jalur litigasi dan non litigasi, seperti melakukan Konseling dan Konsultasi terhadap permasalahan anak, mendampingi anak dan keluarga anak yang bermasalah, serta merespon berbagai kebijakan dan perundang-undangan yang berkaitan dengan anak agar dapat lebih adil terhadap anak.

ØPendidikan Kreativitas (Alternatif)

Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas anak, kegiatan ini dilakukan melalui pembinaan bakat dan kreativitas seperti seni, melukis, theater, olah raga dan belajar calistung (baca tulis dan hitung). Kegiatan ini dilakukan terhadap anak-anak putus sekolah dasar yang bekerja di sektor perikanan.

Photobucket

ØKajian Dan Survey

Melakukan pendataan dan pengkajian atas temuan-temuan mengenai buruh anak baik disektor industri maupun sektor perikanan untuk selanjutnya mencari masukan untuk melakukan berbagai metode pendampingan atau sebagai masukan kepada pembuat kebijakan.

ØPengorganisasian

Tujuan pengorganisasian menumbuhkan kader dari buruh anak yang berani, terampil dan kritis, partisipatif dan mampu mengembangkan solidaritas. Kegiatan pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan kelompok anak. Kelompok –kelompok ini bertujuan sebagi sarana berkumpul dan belajar anak, menggalang solidaritas sesama buruh anak, dan sebagai wadah mengembangkan kreatifitas

ØOperasional Open House (Center Anak)

Operasioanal Open House bertujuan: untuk fasilitasi tempat berkumpul, bermain dan beraktivitas sesama anak., tempat melakukan pendidikan alternatif, tempat mendapat informasi dan melakukan konsultasi.

ØJaringan Kerja

Bertujuan: membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak yang konsern terhadap buruh anak baik yang bersifat Nasional maupun Internasional, melakukan lobby dan dialog dalam penyusunan peraturan yang berkaitan dengan buruh anak.

Photobucket

ØKampanye

Bertujuan: Mensosialisasi hak-hak anak, melakukan publik opini mengenai permasalahan buruh anak, menerbitkan brosur dan leaflet tentang permasalahan buruh anak.

III. DEVISI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KORBAN TRAFFICKING.

Kegiatan Pencegahan dan Penangannan trafficking dilakukan YPRK sejak tahun 2000 di komunitas nelayan, fokus ke komunitas nelayan dilakukan karena berdasarkan pengamatan dan hasil pendataan YPRK, komunitas ini sangat rentan dijadikan sebagai lokasi rekrutment untuk kepentingan trafficking, dengan tujuan dijadikan pelacur dan pekerja rumah tangga (PRT). Hampir 70 % anak-anak dari komunitas nelayan telah putus sekolah ketika tidak menamatkan bangku SLTP (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama) dan mereka cenderung menganggur dirumah menunggu tawaran kerja atau mencari kerja melalui tetangga, teman atau calo tenaga kerja. Minimnya pengetahuan dan informasi seputar permasalahan trafficking mengakibatkan anak-anak dan kelurga begitu mudah menerima tawaran pekerjaan dari orang-orang yang memasuki komunitas mereka.

Kegiatan :

ØAdvokasi

Advokasi dilakukan terhadap kasus anak dan perempuan yang menjadi korban trafficking melalui pendampingan melalui jalur litigasi dan non litigasi tujuannya agar korban terlindungi dan mendapat pembelaan. YPRK juga membuka posko pengaduan dan melakukan investigasi, konseling, memberi advis hukum terhadap kasus trafficking .

ØOperasional Shelter

Operasional shelter bertujuan, memberikan rumah aman bagi anak dan perempuan korban trafficking, di dalam shelter korban akan didampingi secara psikologi untuk penguatan, disamping shelter juga ditujukan sebagai rumah aman sementara bagi korban trafficking dan selanjutnya bila dianggap sudah memungkinkan si korban akan dikembalikan kepada keluarganya.

ØKampanye Pencegahan

Kampanye pencegahan bertujuan untuk menghindarkan anak dan perempuan terjerumus menjadi korban. Pesan-pesan pencegahan dilakukan melalui kegiatan, pendidikan, konseling, visitasi, penyebaran brosur, theater, Diskusi kampung, pemutaran film pendidikan bahaya traficking di sekolah-sekolah dan dilingkungan masyarakat.

ØJaringan Kerja

Jaringan kerja bertujuan untuk menggalang solidaritas antar organisasi yang konsern terhadap permasalahan trafficking baik bersifat nasional maupun internasional, dengan tujuan dapat mengusulkan,menekan pembuat kebijakan agar dapat melahirkan kebijakan yang adil terhadap korban trafficking, disamping antar sesama jaringan dapat melakukan share informasi untuk mencarikan solusi terhadap permasalahan trafficking.

Photobucket

ØInformasi & Publikasi

Kegiatan informasi & publikasi bertujuan untuk menyebar luaskan informasi seputar permasalahan trafficking sehingga dapat membangun publik opini, yang mengarahkan keperdulian terhadap permasalahan trafficking.

ØPosko Informasi

Posko informasi didirikan dilingkungan komunitas yang rentan menjadi korban trafficking, sejak tahun 1996 YPRK telah mengoperasionalkan Posko Informasi di lingkungan komunitas Nelayan Belawan. Pembukaan Posko Informasi di komunitas nelayan telah memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi seputar perdagangan manusia (trafficking), TKI (tenaga Kerja Indonesia) dan berbagai informasi di samping telah memudahkan masyarakat melaporkan kasus-kasus yang mereka ketahui dan mereka alami.

IV. DEVISI KESEHATAN

Devisi kesehatan bertujuan untuk fasilitasi kesehatan untuk perempuan dan anak yang bertempat tinggal dipinggiran perkotaan. Perempuan dan anak yang tinggal dikomunitas ini umumnya sangat minim mendapat pengetahuan, informasi dan akses terhadap kesehatan.

Kegiatan :

ØTraining

Kegiatan training ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan motivator-motivator kesehatan seperti: petugas puskesmas, kader kesehatan, PKK, ibu Lurah, istri kepala lingkungan, tokoh-tokoh organisasi masyarakat mengenai, kesehatan keluarga, kesehatan masyarakat, kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat, pemantauan kesehatan, cara melakukan kegiatan kesehatan yang benar, dan cara memilih makanan yang sehat. Kegiatan training kesehatan ini dilakukan bekerjasama dengan jaringan kerja yang perduli terhadap kesehatan.

ØMobilisasi kesehatan

Mobilisasi kesehatan bertujuan menggerakkan masyarakat untuk perduli terhadap kesehatan, mobilisasi masyarakat dilakukan untuk kegiatan pembersihan lingkungan, drainase, pembuatan sarana air bersih dilingkungan dan disekolah, perbaikan sarana kesehatan masyarakat, mobilisasi untuk menghadiri posyandu.

Photobucket

ØPengorganisasian

Pengorganisasian di bidang kesehatan ditujukan untuk membentuk kelompok-kelompok dimasyarakat untuk sadar dan perduli terhadap kesehatan; disamping untuk meningkatkan pengetahuan mengenai berbagai permasalahan kesehatan dilingkungan mereka. Organisasi ini dapat juga menjadi sarana pendidikan untuk belajar bersolidaritas, berkumpul dan berkomunikasi antar sesama masyarakat terhadap hal-hal atau informasi baru khususnya dalam bidang kesehatan.

ØMonitoring – Evaluasi

Perencanaan yang rinci akan menjadi patokan untuk menilai sejauh mana kegiatan program sedang berjalan. Perencanaan juga dilakukan untuk memudahkan koordinasi antar team kerja. Monitoring juga dimaksudkan untuk mengetahui terjadinya penyimpangan-penyimpangan atau kekurangan dari suatu program yang sedang berjalan, ini dianggap penting untuk melakukan antisipasi. Kegiatan evaluasi dimaksudkan untuk menilai sejauh mana suatu program telah dilaksanakan dan memastikan apakah program berhasil mencapai target yang telah ditetapkan, hal ini penting sebagai masukan untuk program selanjutnya.

Photobucket


Tidak ada komentar: